Tangkapan Manado – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri kegiatan Peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Tahun 2025 yang digelar di Gudang Bulog Paceda, Kota Bitung. Kehadiran Wali Kota dalam agenda tersebut menjadi bentuk dukungan penuh Pemerintah Kota Manado terhadap program pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan pangan yang sedang digalakkan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Acara peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya distribusi resmi bantuan pangan kepada 139.966 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Provinsi Sulawesi Utara. Para penerima manfaat tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota, mencakup 1.841 desa dan kelurahan serta 171 kecamatan, sehingga proses distribusi memerlukan koordinasi lintas daerah secara intensif.
Program bantuan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pangan Pemerintah Tahun 2025, yang pendanaannya berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Melalui skema ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses pada bahan kebutuhan pokok, terutama di tengah ketidakpastian cuaca dan dinamika harga komoditas pangan.
Sesuai alokasi program, setiap KPM berhak menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Bantuan tersebut diberikan untuk periode dua bulan, yakni Oktober dan November 2025. Dengan demikian, total bantuan yang akan diterima setiap keluarga selama periode penyaluran adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Pemerintah menilai bantuan tersebut dapat membantu menjaga ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengurangi tekanan pengeluaran masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hadir Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., beserta jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara. Dari pihak Bulog, tampak Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Divre Sulutgo, Ermin Tora, yang memaparkan kesiapan gudang, stok, dan armada distribusi.
Selain itu, acara juga dihadiri para kepala dan wakil kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta unsur perangkat daerah terkait. Dari Kota Manado, hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hendrik Warokka, S.Pd., DEA., yang menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi hingga tingkat kelurahan.
Wali Kota Andrei Angouw dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak, baik pemerintah provinsi, Bulog, maupun pemerintah kabupaten/kota. Ia menegaskan pentingnya memastikan seluruh paket bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran serta mengimbau agar petugas lapangan memperhatikan keakuratan data penerima.
Peluncuran program ini diharapkan dapat memperkuat stabilisasi harga dan membantu masyarakat menghadapi potensi tekanan ekonomi menjelang akhir tahun. Pemerintah Kota Manado juga memastikan bahwa mekanisme pengawasan distribusi akan dilakukan secara berjenjang agar tidak terjadi keterlambatan maupun kesalahan penyaluran.




