Tangkapan Manado — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) bersama Polsek Tikala memfasilitasi pertemuan warga Kelurahan Paal Dua, Kecamatan Paal Dua, guna menyelesaikan perselisihan antar pemuda yang terjadi di Lingkungan I dan Lingkungan X. Kegiatan mediasi berlangsung di Kantor Kelurahan Paal Dua Lingkungan III, Selasa (25/11/2025) pukul 10.45 WITA.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Binmas Polresta Manado AKP Djonli Pangemanan, Kapolsek Tikala AKP Djemi Worang, Lurah Paal Dua Mario Pundoko, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat dari kedua lingkungan yang berselisih.
Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat
Selain aparat kepolisian dan pemerintah kelurahan, kegiatan ini juga dihadiri Imam Masjid Al-Mutakim Yusuf Suaiba, Ketua BTM Marthens Ismail Nuko, Tokoh Agama Lingkungan X Abubakar Hiliwilo, serta Tokoh Masyarakat Lingkungan I Steven Tenda, bersama perwakilan warga dari kedua lingkungan.
AKP Djonli Pangemanan dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran polisi bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif dan mendorong penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
“Kami hadir untuk memfasilitasi dialog agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Perselisihan seperti ini sebaiknya diselesaikan secara damai melalui musyawarah,” ujar AKP Djonli.
Polisi Dorong Penyelesaian Tanpa Proses Hukum
Sementara itu, Kapolsek Tikala AKP Djemi Worang menambahkan bahwa pihak kepolisian mengedepankan pendekatan preventif dan restoratif dalam menangani konflik sosial di tengah masyarakat.
“Selama masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan para pihak sepakat berdamai, kami mendorong penyelesaian tanpa harus masuk ke ranah hukum,” kata AKP Djemi.
Baca Juga : Polresta Manado Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Wori, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Tetap Stabil
Ia juga mengingatkan para pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan selalu mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.
Pemerintah Kelurahan Apresiasi Peran Kepolisian
Lurah Paal Dua Mario Pundoko mengapresiasi langkah cepat Polresta Manado dan Polsek Tikala dalam memediasi persoalan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas wilayah.
“Kami bersyukur mediasi berlangsung dengan baik dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Ini menunjukkan bahwa warga Paal Dua masih menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujarnya.
Kesepakatan Damai dan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dalam pertemuan itu, kedua pihak yang berselisih akhirnya sepakat untuk mengakhiri konflik, saling memaafkan, serta berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.
Warga juga sepakat untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat memicu ketegangan sosial di kemudian hari. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk pernyataan bersama yang disaksikan aparat kepolisian dan unsur pemerintah kelurahan.
Polisi Minta Peran Aktif Masyarakat
Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk terus aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat guna mencegah terjadinya konflik sosial. Khususnya yang melibatkan generasi muda.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif menjaga kerukunan. Jika ada persoalan, segera komunikasikan agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan banyak pihak,” tutup AKP Djonli.





