Tangkapan Manado – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memperluas program penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan rumah susun (rusun) bersubsidi di Kota Manado, yang ditargetkan mulai groundbreaking pada awal tahun 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara mengatakan, Manado menjadi satu dari lima kota prioritas pembangunan rusun bersubsidi selain Jakarta, Makassar, Medan, dan Surabaya. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian layak, modern, dan terjangkau.
Bagian dari Komitmen Pemerintah Tingkatkan Akses Hunian Layak
Ara menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap tempat tinggal dapat terpenuhi secara merata. “Pemerintah sedang menyiapkan pembangunan rumah susun bersubsidi, termasuk di Manado. Ini adalah komitmen untuk menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi seluruh rakyat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah,” ujar Ara.
Menurutnya, pertumbuhan penduduk perkotaan yang begitu cepat, terutama di kota besar seperti Manado, membuat kebutuhan hunian vertikal menjadi semakin mendesak. Rusun dinilai sebagai solusi efisien untuk menjawab keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.
Baca Juga : Target Tuntas Akhir Tahun, Revisi RTRW Sulut Masuk Tahap Finalisasi
Tahap Persiapan Lahan dan Perencanaan Sedang Berjalan
Saat ini, tim Kementerian PKP bersama pemerintah daerah sedang menuntaskan proses identifikasi dan penyiapan lahan. Kajian teknis terkait jumlah unit, ketinggian bangunan, dan kelengkapan fasilitas juga tengah difinalisasi.
“Kami ingin memastikan sejak tahap awal bahwa rusun yang dibangun tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi mampu menghadirkan lingkungan yang manusiawi dan mendukung aktivitas masyarakat,” jelas Ara. Fasilitas seperti ruang terbuka, area komunal, dan akses transportasi umum disebut akan menjadi bagian penting dalam perencanaan proyek.
Manado Diproyeksikan Jadi Model Pembangunan Rusun Modern
Pemerintah menargetkan proyek rusun bersubsidi ini akan menjadi model hunian perkotaan yang nyaman dan berkelanjutan. Di Manado, rusun tersebut rencananya akan diperuntukkan bagi pekerja muda, ASN golongan rendah, serta keluarga prasejahtera.
Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya pembiayaan yang terjangkau melalui skema subsidi, sehingga masyarakat dapat menikmati hunian berkualitas tanpa terbebani biaya tinggi.
Groundbreaking Ditarget Awal Tahun Depan
Jika seluruh proses administrasi dan teknis berjalan sesuai rencana, groundbreaking akan dilakukan pada awal 2026. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 12–18 bulan setelah peletakan batu pertama.
Dengan hadirnya program ini, pemerintah optimistis pembangunan rusun bersubsidi di Manado dapat menjadi langkah strategis memperluas akses hunian layak sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan di Indonesia.




