Manado Jadi Pintu Gerbang Baru Wisata Korea, Kemenparekraf: Sulut Punya Potensi Sebesar Bali

oleh -821 Dilihat
oleh

Penerbangan Incheon-Manado tegaskan Sulut gerbang wisata internasional -  ANTARA News Sulawesi Utara - Berita Terkini Sulawesi Utara

Tangkapan Manado — Kota Manado kini resmi ditetapkan sebagai salah satu pintu masuk utama (entry point) bagi wisatawan asal Korea Selatan ke Indonesia. Penetapan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas pasar pariwisata internasional, khususnya dari Asia Timur yang selama ini didominasi kunjungan ke Bali, Jakarta, dan Batam. Keputusan tersebut disambut positif oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Kehadiran Manado sebagai entry point baru tak hanya dipandang sebagai peningkatan akses wisata, namun juga sebagai peluang besar mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif dan memperluas jaringan investasi asing di kawasan timur Indonesia.

Dukungan Kementerian Pariwisata: Sulut Berpeluang Setara Bali

Staf Ahli Kemenparekraf RI, I Made Ayu, menegaskan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi unggulan di Asia. Ia menyebut bahwa selama ini, dari sekitar 330.000 wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun, sebagian besar masih terpusat ke Batam, Jakarta, dan Bali. Namun dengan dibukanya jalur penerbangan baru, Manado diproyeksikan masuk dalam jajaran destinasi utama.

“Manado kini menjadi pintu gerbang baru untuk wisatawan Korea. Kami di Kementerian Pariwisata sangat mendukung langkah strategis Pemprov Sulut yang membuka diri dan bersinergi dengan sektor swasta untuk mengembangkan pariwisata,” ujar I Made Ayu dalam sesi keterangan pers.

Ia menambahkan bahwa keragaman daya tarik wisata Sulawesi Utara, terutama wisata bahari di Bunaken, Likupang, hingga kawasan budaya Minahasa, memiliki daya tarik kuat bagi pasar Korea yang dikenal menyukai aktivitas outdoor, diving, dan ekowisata.

Kerja Sama Strategis: Government to Government dan Business to Business

Dalam momentum tersebut, juga dilaksanakan Signing Ceremony kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan sejumlah perusahaan Korea Selatan, termasuk operator penerbangan dan investor di bidang hospitality serta pengembangan kawasan pariwisata.

Kerja sama yang disepakati mencakup:

  • Pembukaan rute penerbangan reguler Incheon–Manado melalui maskapai Korea,

  • Promosi pariwisata bersama (joint promotion) di pasar Korea Selatan,

  • Penguatan investasi sektor hotel, marina, dan wisata bahari,

  • Pelatihan SDM pariwisata Sulut untuk memperkuat kesiapan pelayanan kelas internasional,

  • Pengembangan kawasan wisata Likupang sebagai destinasi super prioritas.

Penandatanganan tersebut dianggap menjadi titik penting dalam memperkuat posisi Sulut sebagai pusat pariwisata unggulan di kawasan timur Indonesia.

Gubernur Sulut: Manado Siap Menyambut Lonjakan Wisatawan Korea

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, menyampaikan optimismenya bahwa status baru Manado sebagai pintu masuk wisatawan Korea akan berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat. Menurutnya, pengalaman wisatawan harus menjadi fokus utama, mulai dari kebersihan kota, pelayanan di bandara, hingga kesiapan destinasi.

“Ini bukan hanya soal menerima wisatawan, tetapi juga soal mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik. Kebersihan, keamanan, keramahan, dan kesiapan infrastruktur menjadi kunci,” ujarnya.

Pemprov Sulut pun memperkuat kampanye “Clean Tourism Movement” dengan melibatkan pelaku usaha, komunitas lokal, dan pemerintah kabupaten/kota.

Potensi Wisata Sulut: Dari Keindahan Bawah Laut hingga Kuliner Mendunia

Sulawesi Utara dikenal memiliki berbagai daya tarik wisata kelas dunia, seperti:

  • Taman Laut Bunaken,

  • Kawasan Wisata Likupang (Destinasi Super Prioritas Nasional),

  • Pulau Siladen, Manado Tua, dan Lembeh Strait,

  • Danau Tondano dan budaya Minahasa,

  • Air terjun dan wisata alam Pegunungan Tomohon,

  • Kuliner khas seperti tinutuan, cakalang fufu, hingga rica-rica.

Pasar Korea dinilai cocok dengan karakter wisata Sulut, khususnya wisata bahari dan sport tourism seperti diving, snorkeling, hingga paragliding.

Sektor Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Ikut Melejit

Selain sektor pariwisata, dampak positif juga diharapkan terjadi pada:

  • UMKM kuliner,

  • Pengrajin suvenir,

  • Produk fashion etnik Minahasa,

  • Industri kreatif digital,

  • Jasa transportasi dan tour operator lokal.

Dengan tingginya belanja wisatawan Korea, pemprov menargetkan pertumbuhan signifikan pada kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah.

Optimisme Pelaku Industri

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Sulut menyebutkan bahwa rute penerbangan langsung Korea–Manado dapat meningkatkan kunjungan hingga 40% pada tahun pertama jika dipromosikan secara konsisten. Para pelaku travel agent Korea juga menyatakan minat besar terhadap paket wisata diving dan kuliner khas Manado.

Penutup

Dengan ditetapkannya Manado sebagai pintu masuk wisatawan Korea Selatan, pemerintah berharap Sulawesi Utara semakin dikenal sebagai destinasi internasional yang mampu bersaing dengan Bali. Pengembangan infrastruktur, peningkatan layanan wisata, hingga kolaborasi investasi menjadi kunci agar lonjakan wisatawan dapat diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.