Kasatker BPJN Sulut Ringgo Radetyo Optimis Capai Target Kinerja Maksimal di Tahun 2025

oleh -1705 Dilihat
oleh

Tangkapan Manado Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, memastikan capaian kinerja pelaksanaan program dan kegiatan di wilayahnya berjalan sesuai target. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Sulut dan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) yang digelar Senin, 22 Oktober 2025, di ruang Komisi III DPRD Sulut.

Menurut Ringgo, seluruh program pembangunan jalan nasional di Sulawesi Utara, termasuk penyelesaian proyek Manado Outer Ring Road (MOR) III, menunjukkan progres yang sangat baik dan optimis dapat mencapai 99 persen penyerapan anggaran hingga akhir tahun 2025.

“Secara umum, penanganan tahun ini sudah berjalan, dan progres kami masih on the track. Kami optimis bisa mencapai target penyerapan 99 persen di akhir tahun ini,” ujar Ringgo. Ia menambahkan bahwa meskipun beberapa proyek menghadapi tantangan teknis dan kondisi lapangan yang dinamis, koordinasi yang baik antara PJN, kontraktor, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan proyek.

Baca Juga : Jangan Ada Dusta, Pemkab Minahasa Tidak Hadiri Sidang, Warga Sea Menanti Ketegasan PTUN Manado

Selain membahas capaian kinerja tahun berjalan, Ringgo juga mengungkapkan bahwa program pembangunan tahun 2026 telah memasuki tahap perencanaan awal. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah pusat untuk memulai pelaksanaan program secara resmi.

“Tahun ini ada penambahan anggaran untuk pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) jalan daerah, yang pengerjaannya relatif singkat, yakni hingga akhir tahun. Oleh karena itu, koordinasi dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi sangat penting agar target penyelesaian dapat tercapai,” jelas Ringgo.

Ia menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, termasuk dari pihak eksekutif dan legislatif, untuk memfasilitasi kelancaran pekerjaan di lapangan. Menurutnya, keterlibatan DPRD Sulut, khususnya Komisi III, dapat mempercepat proses administrasi dan memberikan rekomendasi terkait masalah lahan, perizinan, dan koordinasi antarinstansi.

“Tahun ini memang ada beberapa tambahan anggaran karena munculnya Inpres jalan daerah, dan waktu pengerjaannya cukup singkat, kurang lebih dua sampai tiga bulan sampai akhir tahun. Dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD sangat kami harapkan untuk memastikan pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” tambah Ringgo.

Rapat tersebut juga membahas secara khusus persiapan lahan untuk penyelesaian MOR III tahap 4 dan persiapan MOR III tahap 5, dengan tujuan memastikan proses konstruksi dapat berjalan tanpa hambatan. Ringgo menekankan bahwa penyelesaian proyek ini sangat penting bagi konektivitas transportasi di Kota Manado dan sekitarnya, serta akan berdampak positif pada perekonomian lokal, distribusi logistik, dan mobilitas masyarakat.

Selain itu, Ringgo menekankan bahwa proyek jalan nasional di Sulawesi Utara tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah. Dengan adanya MOR III dan program jalan lainnya, diharapkan distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, menurunkan biaya logistik, serta membuka akses ke kawasan industri, pariwisata, dan pemukiman baru.

Dalam kesempatan itu, Ringgo berharap agar seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara sinergis, mengedepankan komunikasi yang efektif, dan menyelesaikan setiap kendala teknis maupun administratif. Ia juga meminta dukungan masyarakat sekitar lokasi proyek agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal.

“Melalui rapat ini, kami berharap mendapatkan kesimpulan dan kesepakatan yang baik dari semua pihak, sehingga percepatan pembangunan MOR III tahap 4 dan persiapan tahap 5 dapat terealisasi secara optimal. Infrastruktur yang baik akan menjadi fondasi untuk mendukung pembangunan Sulawesi Utara ke depan,” pungkas Ringgo.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.