Kemenhub siapkan 23 bus medium atasi kemacetan di Manado

oleh -1823 Dilihat
oleh

Kemenhub siapkan 23 bus medium atasi kemacetan di Manado

Tanggapan Manado – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) menyiapkan sebanyak 23 unit bus berukuran medium untuk mendukung program penanganan kemacetan di Kota Manado. Program ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Oktober 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan transportasi publik di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

“Sebanyak 23 unit bus tersebut akan mulai melayani masyarakat pada Oktober 2025 nanti,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Jeffrey Worang, di Manado, Kamis.

Menurut Jeffrey, saat ini pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan tengah melakukan berbagai persiapan teknis dan administratif agar pelaksanaan program ini dapat berjalan tepat waktu. Salah satu fokus utama adalah proses sosialisasi kepada masyarakat, mengingat penggunaan angkutan umum modern ini akan menjadi solusi strategis untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di sejumlah ruas jalan utama kota.

Baca Juga : Gubernur Yulius Selvanus Hadiri Langsung Opening Ceremony Pornas Korpri XVII, Berikan Motivasi Kepada Kontingen Sulawesi Utara

Selain sosialisasi, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan Kemenhub terkait pemanfaatan halte-halte yang selama ini menjadi fasilitas penting bagi angkutan umum. “Mengenai halte yang ada, memang bukan aset pemerintah kota karena kepemilikannya ada di Kemenhub. Lokasi halte pun ada yang berbeda, tetapi beberapa di antaranya tetap bisa dimanfaatkan untuk mendukung layanan bus ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh mekanisme operasional, mulai dari rute, sistem pembayaran, hingga integrasi dengan moda transportasi lainnya akan diatur secara matang. “Sekarang semua sedang dalam proses, dan target kami peluncuran bisa dilakukan sesuai jadwal pada Oktober 2025,” kata Jeffrey.

Pemerintah Kota Manado juga menegaskan bahwa kehadiran bus medium ini tidak akan menggusur angkutan umum konvensional seperti mikrolet atau angkot. Sebaliknya, sistem transportasi akan ditata secara terpadu sehingga moda transportasi yang ada dapat saling melengkapi.

Program bantuan bus ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengatasi kemacetan di Manado. Dalam pidato awal masa jabatannya, Wali Kota Andrei Angouw telah menekankan pentingnya dukungan Kemenhub dalam memperkuat transportasi publik. “Bantuan Kemenhub ini menjadi langkah konkret untuk memberikan layanan transportasi yang nyaman dan efisien bagi masyarakat,” ujar Jeffrey.

Dengan adanya 23 unit bus ini, pemerintah berharap masyarakat beralih menggunakan transportasi publik yang lebih tertata, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, serta mendukung terciptanya sistem transportasi kota yang lebih ramah lingkungan dan lancar.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.