,

Basarnas Manado Siaga Penuh Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun

oleh -659 Dilihat
oleh

Tangkapan Manado  – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado menyatakan siaga penuh dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan meningkat menjelang akhir tahun.

Seluruh personel dan peralatan SAR dipastikan dalam kondisi siap untuk mendukung operasi pengawasan dan penyelamatan di wilayah Sulawesi Utara.

RRI.co.id - Basarnas Manado Siaga Hadapi Potensi Bencana di Musim Penghujan
Basarnas Manado Siaga Penuh Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun

Kepala Basarnas Manado, George Randang, mengatakan kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi, seperti gelombang tinggi, angin kencang, banjir, dan tanah longsor, yang kerap terjadi pada periode musim hujan.

“Seluruh personel kami dalam kondisi siaga penuh, begitu juga dengan peralatan utama dan pendukung operasi SAR. Kami pastikan semua siap digunakan jika terjadi kondisi darurat,” ujar George Randang, Selasa (tanggal menyesuaikan).

Fokus Pengawasan di Wilayah Rawan

Menurut George, Basarnas Manado memetakan sejumlah wilayah rawan yang menjadi prioritas pengawasan, terutama perairan Sulawesi Utara, daerah pesisir, serta kawasan perbukitan yang memiliki potensi longsor tinggi.

Baca Juga : BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru: Selatan Sumatera-Barat Jawa

“Wilayah laut tetap menjadi perhatian utama, mengingat aktivitas nelayan dan transportasi laut cukup tinggi menjelang libur akhir tahun. Selain itu, daerah rawan banjir dan longsor juga kami pantau secara intensif,” jelasnya.

Basarnas Manado juga meningkatkan kesiapsiagaan di pos SAR yang tersebar di beberapa kabupaten/kota untuk mempercepat waktu tanggap jika terjadi kecelakaan maupun bencana.

Koordinasi dengan BMKG dan Pemda

Sebagai bagian dari langkah mitigasi, Basarnas Manado terus memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pemerintah daerah setempat. Informasi prakiraan cuaca dan potensi cuaca ekstrem menjadi dasar dalam menentukan pola pengawasan dan kesiapsiagaan.

“Kami rutin menerima update dari BMKG. Jika ada peringatan dini cuaca ekstrem, kami langsung menyesuaikan pola siaga dan mengerahkan personel ke titik-titik rawan,” kata George.

Selain itu, koordinasi lintas sektor dengan TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait juga terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi bencana berskala besar.

Imbauan kepada Masyarakat dan Wisatawan

Basarnas Manado mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pengguna transportasi laut, serta wisatawan, agar selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas.

“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan diri melaut atau beraktivitas di perairan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas George.

Masyarakat juga diminta segera melapor ke Basarnas jika melihat atau mengalami situasi kedaruratan melalui nomor darurat yang tersedia.

Antisipasi Lonjakan Aktivitas Libur Akhir Tahun

Memasuki musim libur Natal dan Tahun Baru, Basarnas Manado memperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penuh dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan apabila terjadi insiden.

Basarnas memastikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.