
Sejumlah calon penumpang sudah tiba di pelabuhan sejak pagi. Mereka merasa kecewa, namun akhirnya menerima keputusan karena mempertimbangkan faktor keselamatan.
Keputusan Penundaan Pelayaran
Otoritas pelabuhan menegaskan bahwa mereka hanya akan membuka kembali pelayaran setelah kondisi benar-benar aman. BMKG sebelumnya memperingatkan adanya gelombang tinggi yang berpotensi mengancam jalur laut Manado menuju Kepulauan Talaud.
“Kami menghentikan sementara seluruh keberangkatan kapal. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Kepala Otoritas Pelabuhan Bitung.
Tanggapan Calon Penumpang
Banyak penumpang mengungkapkan rasa kecewa karena rencana perjalanan mereka terganggu. Meskipun begitu, sebagian besar tetap menghargai langkah cepat pemerintah dalam mengutamakan keselamatan publik.
“Kami sudah siap berangkat, tapi kalau demi keselamatan, kami ikut aturan,” kata seorang penumpang asal Talaud.
Baca Juga : Kronologi Tawuran 2 Kelompok Warga di Manado Berujung 1 Orang Kena Panah
Langkah Antisipasi BMKG
BMKG Sulut kini terus memantau kondisi perairan di sekitar Manado dan Talaud. Selain itu, lembaga ini juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan kenaikan tinggi gelombang.
BMKG juga menyarankan nelayan untuk menunda aktivitas melaut hingga situasi kembali aman.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Penundaan pelayaran secara langsung mempengaruhi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menuju Talaud. Barang kebutuhan pokok yang seharusnya terkirim hari ini akhirnya tertahan di pelabuhan.
Meski begitu, pemerintah daerah meyakinkan warga bahwa pasokan logistik masih mencukupi kebutuhan dalam beberapa hari ke depan.
